Apr 04 2008

Bupati Mamasa: Konflik di ATM Mereda

Published by Puang at 6:44 am under News

Mamasa, Tribun - Bupati Mamasa, M Said Saggaf, yakin jika konflik yang terjadi di Kecamatan Aralle, Mambi, Tabulahan (ATM) yang terjadi sejak 2002 lalu sudah meredah. “Kondisi di ATM makin lama makin kondusif. Saya yakin itu, karena saya sudah ke sana dan melihat langsung kondisinya,” ungkap Said.


Tentang adanya aksi ratusan warga Mambi dan Aralle yang mendatangi DPRD Sulbar di Mamuju untuk menyampaikan pernyataan sikap tidak ingin bergabung dengan Mamasa dan lebih memilih bergabung dengan Polman, dengan alasan konflik di ATM tak kunjung reda, menurut Said, hal itu hanya digerakan oleh oknum provokator.
“Ada provokator di balik aksi itu dengan memanfaatkan momen pilkada yang sebentar lagi berlangsung di Mamasa. Ini bisa memancing kembali konflik yang sudah berakhir. Saya harap anggota dewan bisa lebih bijak menyikapi hal ini agar tidak terpancing,” jelas mantan Bupati Bantaeng ini.
Malah, tambah Said, akan lebih baik lagi jika DPRD Sulbar membentuk pansus agar bisa melihat langsung kondisi di ATM yang sebenarnya.
Aksi unjuk rasa warga Mambi-Aralle berlangsung hari Selasa (1/4) kemarin. Pihak DPRD Sulbar menjanjikan akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelesaikan permasalahan di ATM paling lambat sepekan setelah adanya aksi tersebut
Salah seorang tokoh masyarakat Aralle, Lukman Simpoha, juga mengamini pernyataan Said tersebut. Lukman yakin aksi itu digerakkan oleh provokator yang ingin memancing kembali konflik di ATM, menjelang Pilkada Mamasa.
“Kami di Aralle tenang-tenang saja. Isu-isu tentang masih adanya konflik itu sama sekali tidak benar,” katanya.
Lukman menambahkan, ia dan keluarganya sudah lima tahun terakhir ini merasa aman tinggal di daerahnya. Ia sudah bosan menderita akibat ulah provokator yang tidak bertanggungjawab.

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply