Mar 06 2008
Di Majene, Bebas Akses Internet Hingga ke Desa
Majene, Tribun - Sebuah terobosan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Majene, menjadi kabupaten berbasis IT, bebas akses internet di mana saja, bahkan hingga ke desa-desa.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Majene, M Rizal Sirajuddin, Rabu (4/4), sebenarnya hal ini sudah berlangsung kurang lebih setahun, hanya saja jarang terekspose.
“Kami akan mengarah ke cybercity, sistem e-governance, ke mana-mana serba online agar efektif. Saat ini, semua sekolah mulai dari SD hingga SMA bebas akses internet juga semua kantor pemerintah,” ungkap RIzal.
Bahkan, sudah ada SMK di Majene yang melakukan ujian dengan sistem online. Memang, kata Rizal, pihaknya memprioritasnya anak-anak hingga remaja untuk mengenal internet dan bisa mengaplikasikannya.
Saat ini, ada tiga sentral internet, selain di dalam kota Majene, juga di sejumlah kecamatan utama seperti Pamboang, Malunda, dan Sendana.
Rizal mengungkapkan, pihaknya menargetkan tahun 2009, delapan kecamatan dan 40 desa dan kelurahan di Majene akan menikmasi fasilitas internet gratis.
“Luas Majene 948,86 km2 dengan PAD hanya sekitar Rp 4 miliar. Tapi bukan berarti dengan keterbatasan dana ini kami tidak bisa membuat inovasi dan terobosan baru,” jelas Rizal berpromosi.
Rizal menambahkan, seluruh keluhan masyarakat nantinya akan ditampung oleh pemkab secara online karena pihaknya menargetkan tiap rumah di Majene minimal memiliki satu komputer yang bisa mengakses internet.