Apr 10 2008
Kepala Bappenas: IPM Sulbar Urutan 29 dari 33
Mamuju, Tribun - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengungkapkan data yang terdapat di lembaganya jika IPM (indeks pembangunan manusia) di Sulbar menempati urutan ke-29 dari 33 provinsi di Indonesia.
Data ini diungkapkan Paskah pada akhir pemaparannya di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Sulbar yang diadakan di Gedung PKK, Mamuju, Selasa (8/4). Paskah memberikan pemaparan lebih dari satu jam.
Musrenbang tingkat provinsi ini berlangsung selama dua hari yakni Selasa (8/4) dan Rabu (9/4). Setelah musrenbang tingkat provinsi, selanjutnya adalah musrenbang tingkat regional di Kendari, Sultra, pada 20 April. Diakhiri musrenbang tingkat nasional di Jakarta pada 23-26 April 2008.
Artinya, Sulbar harus betul-betul meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mengejar ketertinggalan dengan provinsi lain. Tapi, kata Paskah, hal ini bisa dimaklumi karena Sulbar adalah provinsi termuda di Indonesia, baru berumur tiga tahun.
Data lain yang diungkapkan Paskah adalah persentase angka kemiskinan di Sulbar adalah 19 persen, dibawah rata-rata angka kemiskinan nasional yakni 16,7 persen. Penduduk miskin di Sulbar sebesar 160 ribu dari 1,07 juta penduduk.
Ia memberikan pemaparan di depan ratusan pejabat di Pemprov Sulbar dan kabupaten di Sulbar termasuk bupati yang sempat hadir pada acara itu. Hanya Bupati Mamuju Utara Abdullah Rasyid yang tampak duduk di deretan kursi terdepan, sementara bupati lain hanya diwakili wakil bupati dan sekretaris daerah.
Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, Wakil Gubernur M Amri Sanusi, dan Wakil Ketua DPRD Zainal Abidin duduk sejajar dengan menteri PPN, menghadap ke arah hadirin.
Kepala Bappeda Sulbar Syarif Burhanuddin tampil terlebih dahulu memberikan laporan yang mengungkapkan dalam musrenbang tahun ini Sulbar akan mengusulkan rincian dana sebesar Rp 7,9 triliun ke pemerintah pusat. Dana ini digunakan untuk menjalankan sejumlah program pembangunan mulai 2008 hingga 2009. Secara khusus pengalokasian dana tersebut sebagian besar ke sektor pertanian.
Anwar Minta Izin Bicara Politik
SAAT menyampaikan kata sambutan, begitu menyinggung soal politik, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh terlebih dahulu minta izin ke Jacobus Camarlow Mayongpadang. Anwar sendiri berbicara tentang Golkar, sedangkan Jacobus adalah anggota DPR RI dari fraksi PDIP.
Pada rombongan kepala bappenas, selain para deputi dan staf, tampak turut hadir anggota DPR RI yang berasal dari daerah pemilihan Sulsel II (meliputi daerah-daerah di Sulbar saat pemilu 2004) tersebut.
“Maaf ya, Pak Jacobus. Saya dan Pak Menteri ini teman lama. Sama-sama di Golkar, malah beliau senior saya di Golkar. Hanya dari segi usia, saya sedikit lebih tua. Mungkin saya lebih tua setahun atau setahun setengah dengan Pak Menteri,” ungkap Anwar.
Karena mengikuti musrenbang di Mamuju, terpaksa Jacobus tidak menghadiri acara pelantikan Gubernur Sulsel di Makassar. “Pelantikan gubernur itu seremonial. Tapi, musrenbang adalah acara penting untuk perencanaan pembangunan ke depan,” katanya sambil tertawa.
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.