Mar 15 2008

Obat Seribuan Disebar di 200 Desa

Published by Puang at 6:06 am under News

Mamuju, Tribun - Kebijakan Menteri Kesehatan Ri yang pengadaan obat murah serba Rp 1.000, di follow up oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dengan langsung menyebarkan obat-obatan tersebut ke-200 desa di wilayah Sulbar.


Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr Suparman, Rabu (12/3), menyatakan, penyebaran obat tersebut secara bertahap, dimulai dari tahap sosialisasi hingga pengadaan pos obat atau kios obat di desa-desa. “Teknisnya, kami bekerja sama dengan PKK. Bulan April nanti kita sudah action,” jelas Suparman dan menyebut obat ini menguntungkan.
Tapi, saat ini aneka obat serba Rp 1.000 tersebut sudah tersedia di apotek-apotek dan toko obat umum terutama di ibu kota kabupaten dan kecamatan. Hanya saja, kata Suparman, masyarakat belum banyak yang tahu karena sosialisasi belum gencar.
Dengan terbentuknya tim dari dinas kesehatan provinsi dan kabupaten bekerja sama dengan PKK, menurut Suparman, pihaknya mengharapkan sudah tersosialisasi dengan luas ke masyarakat.
Obat-obatan ini diproduksi oleh PT Indofarma. Jenis-jenis obat yang tersedia di antaranya obat penurun panas, obat penurun panas anak, obat batuk berdahak, obar batuk cair, obat batuk dan flu, obat flu, obat asma, obat cacing, obat cacing anak, obat maag, obat tambah darah, dan obat sakit kepala.

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply