May 05 2008

Seratusan Warga ATM Unjuk Rasa di DPRD Sulbar

Published by Puang at 12:30 am under News

Laporan: Harifuddin, Sulawesi Barat

MAMUJU– Lebih seratus warga yang berasal dari Aralle, Tabulahan dan Mambi (ATM) saat ini tengah melakukan unjuk rasa di gedung DPRD Sulbar.

Mereka menagih janji para wakil rakyat setempat untuk membentuk Pansus (Panitia Khusus) Peninjauan Kembali atau revisi UU No 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Mamasa, yang hingga saat ini belum juga dilakukan.

Massa menuntut para wakil rakyat yang sempat berjanji membentuk pansus pada awal Maret lalu itu supaya dihadirkan. Wakil rakyat yang berjanji itu antara lain Charles Wiseman, Bernadus Bonggamangin dan Hienca D.

“Mereka berjanji akan membentuk pansus dalam satu minggu pada bulan lalu (Maret, red). Tapi sampai sekarang tidak pernah diwujudkan,” kata Jafar yang mewakili tokoh pemuda.

Menurut Jafar, masyarakat ATM sebelumnya telah menyampaikan keluhan secara terbuka agar kembali bergabung dengan Kabupaten Polewali Mandar (Mandar). Karena itu, wakil rakyat setempat merespon keluhan warga ini dengan membentuk Pansus Revisi UU No 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Mamasa, di mana tiga wilayah ini masuk dalam bagian Mamasa.

Wartawan Fajar di Sulbar, Harifuddin melaporkan, adanya ketegangan di gedung DPRD Sulbar saat ini. Selain menuntut para wakil rakyat yang pernah menjanjikan pembentukan pansus, warga juga meminta agar Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Jamil Barambangi dan Kepala Dinas Kesehatan, Dr Suparman diperhadapkan kepada mereka. Masalahnya, masyarakat Aralle, Tabulahan dan Mambi tidak memperoleh perhatian yang memadai di bidang pendidikan dan kesehatan sejak digabungkan dengan Mamasa.

“Kami juga menolak pernyataan Gubernur Sulbar bahwa wilayah ATM sudah aman. Kenyataannya, kami sangat menderita,” ujar Jafar.

Source : Fajar Online (aha)

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply