Mar 18 2008
Apel Akbar, Ibrahim Masdar Yakin Diusung Golkar
Polman, Tribun - Ketua DPD II Partai Golkar Polewali Mandar (Polman), Ibrahim Masdar Pasmar, merasa yakin partainya akan mengusungnya sebagai calon Bupati Polman periode 2008-2013 pada pilkada daerah itu, 17 Oktober mendatang.
Keyakinan adik kandung Bupati Polman, Ali Baal ini dikemukakan di hadapan sekitar 15 ribu kader dan simpatisan Golkar Polman di Lapangan Wonomulyo, Polman, Senin (17/3).
Apel ini sekaligus dimanfaatkan Ibrahim memperkenalkan calon pendampingnya, Tasmin Djalaluddin.”Kalau Golkar mau menang, maka Golkar harus mengusung Ketua Golkar Polman yakni Ibrahim, bukan yang lain,” katanya.
Ibrahim berjanji memperhatikan aspirasi pemilihnya dengan kesiapannya membuat kontrak politik dengan masyarakat. “Jika saya menyakiti masyarakat, saya siap mundur sebagai bupati,” tambahnya diikuti teriakan pendukung.
Anggota DPRD Sulbar ini juga berkomitmen tidak akan melakukan korupsi meski Rp 100 ribu pun. “Saya sudah teruji. Ketika saya masih di DPRD Sulsel, hampir semua anggota DPRD Sulsel periode lalu menjadi tersangka korupsi. Tapi, hanya Ibrahim yang tidak menjadi tersangka, bahkan namanya tidak pernah disebut sama sekali,” ungkapnya.
Perwakilan dari pengurus Golkar pusat, provinsi, kabupaten hingga organisasi sayap hadir memberikan dukungan. DPP mengutus Rudi Alfonso, Golkar Sulbar diwakili M Umar P yang juga Wakil Bupati Mamuju. Seluruh Ketua Golkar kecamatan di Polman, serta perwakilan dari komunitas masyarakat Jawa, penduduk mayoritas di Wonomulyo, juga menegaskan kesiapan memenangkan pasangan kepala daerah usungan Golkar.
Ali Baal Siapkan Partai Lain
ALI Baal Masdar (ABM) juga sudah hampir pasti maju lagi sebagai calon bupati periode kedua. Tim sukses ABM mengklaim, tanpa Partai Golkar, ABM telah memiliki cukup pintu untuk mencalonkan diri bersama Najamuddin, kepala dinas PU setempat.
Juru Bicara Tim ABM, Aco Musaddad, Senin (17/3), menyebutkan koalisi partai pengusung ABM adalah Partai Merdeka (3 kursi) Pelopor (1 kursi), PBB (1 kursi), PBR (1 kursi), dan segera menyusul Demokrat (2 kursi). “Dengan delapan kursi, kita sudah melebih ketentuan 15 persen,” katanya.
Aco juga menyebut apel akbar itu dengan istilah “aksesori politik”. “Kami yakin Golkar akan mendukung kita, sebab hasil survei LSI, ABM tetap yang teratas,” katanya.